May 26, 2010

"STORY OF CARD"

Sejarah Kartu Remi
Kita terlanjur mengenalnya sebagai kartu “remi”. Padahal “remi” sebenarnya nama salah satu permainan kartu yang oleh orang Inggris disebut playing cards atau card game.
Ada 1001 macam permainan kartu. Setiap negara bahkan wilayah suatu negara memiliki jenis permainannya sendiri. Di tanah air kita akrab dengan istilah permainan “empat-satu”, “remi”, “cangkulan”, dsb. Namun yang populer di banyak negara misalnya poker, canasta, blackjack, casino, solitaire, bridge denganjumlah permainan yang bisa berbeda-beda.

Solitaire dan bridge bagi kita barangkali lebih familiar ketimbang yang lain. Solitaire, yang sudah dimainkan orang sejak ratusan tahun lalu dan banyak jenisnya itu dimainkan sendirian,terutama untuk mengisi waktu luang. Jangan heran kalau menjelang jam kerja berakhir di kantor-kantor, mudah dijumpai karyawan asyik memainkannya di layar komputer pribadi (PC) pun agak samar-samar. Mungkin dibawa oleh para pedagang, tentara atau suku-suku nomaden. Yang jelas, jenis permainan kartu ini entah datang dari Timur, Mesir atau Arab muncul di Italia kira-kira akhir tahun 1200-an. Setelah itu menyebar ke Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Sejumlah ahli sejarah menduga, kartu permainan itu hasil evolusi dari sejenis permainan catur yang dimainkan oleh para gembala di Asia barat. Sambil menggembala, mereka bermain catur memakai kerikil. Ahli lain berpendapat, permainan kartu merupakan evolusi dari semaram upacara untuk berkomunikasi denganpara dewa. Empat batang tongkat atau anak panah yang sudah ditandai dengan empat simbol berbeda, dilemparkan ke atas altar. Tongkat mana yang jatuh, itulah yang diintepretasikan sang pendeta sebagai titah dewa.

Kartu pertama di Eropa (Italia) disebut Tarot (tarrochi) atau tablet nasib karena bentuknya seperti tablet, dan digunakan antara lain untuk meramal nasib. Tarot tertua berasal dari tahun 1470 di Lombardy. Satu setnya 50 kartu, dibagi menjadi lima kelompok masing-masing 10 kartu. Pada permukaannya terukir tema-tema alegori atau mitologi tentang berbagai aspek kehidupan seperti ilmu, seni, planet, dsb.

Tarot terus berevolusi. Tarot Venetia jumlahnya 78 kartu, termasuk sebuah kartu, namanya il mattao ( si pandir ) yang diduga sebagai cikal bakalnya joker modern.

Dulu kartu permainan teratas dinikmati kaum berduit mengingat harganya mahal. Maklum, masih buatan tangan dan gambarnya hasil lukisan. Setelah sistem cetak dengan kayu ditemukan, kartu menjangkau masyarakat ramai. Produksi makin meningkat setelah ditemukan teknik cetak dengan plat tembaa ditemukannya proses reproduksi warna dengan teknik litografi di awal 1800-an makin mendorong munculnya kartu-kartu cantik dari Jerman, Italia, dan Prancis.

Sejarah tidak mencatat siapa sebenarnya sosok Jack, Queen, dan King pada kartu modern. Namun Tokoh pada kartu-kartu sebelumnya terus berganti dari waktu ke waktu. Pada kartu tua dari Italia dan Spanyol, keempat kartu King-nya menggambarkan para raja dari kerajaan besar dunia Abad Pertengahan. Lalu ketika Raja Henry III dari Prancis naik tahta, kostum para bangsawan pada kartu berubah mengikuti mode di zaman itu.

Ada beberapa fenomena tentang Kartu :

  • Jumlahnya 52, kenapa 52 ? Jumlah seminggu dalam setahun adalah 52 dan setiap kartu mewakili satu minggu
  • 52..5+2= 7 = 7 hari dalam seminggu
  • Karena dari Inggris yang notabene 4 musim jadi kartu tuh punya 4 jenis : Spade - mewakili musim dingin, Heart - mewakili musim gugur, Diamond - mewakili musim semi, Club - mewakili musim panas
  • Dalam satu jenis terdapat 13 kartu (dari As s/d King) 13 adalah jumlah minggu dalam satu musim, 13 ..1+3= 4, jumlah musim dalam satu tahun = 4 penjuru mata angin
  • Warna merah sama Item, melambangkan Siang dan Malam
  • Kalau angka kartu dalam satu jenis kalian jumlahin semua (As = 1, Jack=11, Queen=12 dan King=13),maka jumlah totalnya adalah 364! Sama dengan jumlah hari dalam satu tahun, ditambah 1 Joker, menjadi 365 hari.
  • Kalau jumlah huruf dari nama-nama kartu yang ada satu deck kamu itung, baik dalam bahasa Inggris, Belanda,Jerman ataupun Perancis, maka jumlahnya adalah 52! Sama kaya jumlah minggu dalam 1 tahun !!
  1. Bahasa Inggris : Ace, Two, Three, Four, Five, Six, Seven, Eight, Nine, Ten, Jack, Queen, King
  2. Bahasa Belanda : Aas, Twee, Drie, Vier, Vijf, Zes, Seven, Acht, Negen, Tien, Boer, Vrouw, Heer
  3. Bahasa Jerman : As, Zwei, Drei, Fünf, Sechs, Sieben, Acht, Neun, Zehn, Bube, Dame, König
  4. Bahasa Perancis : As, Deux, Trois, Quatre, Cing, Six, Sept, Huit, Neuf, Dix, Valet, Reine, Roi (semua jumlah hurufnya sama 52!!)
  • Dari setiap jenis juga melambangkan 4 pilar yang utama di jaman Middle Ages :
  1. Heart - Gereja
  2. Spade - Militer
  3. Club - Aglikultur
  4. Diamond - Kelas Pedagang
  • Setiap kartu Raja (KING) dari setiap jenis, represent to some of Great King from history :
  1. Spade - King David adalah Raja Israel
  2. Heart - Charlemagne adalah pendiri The Holy Roman Empire
  3. Club - Alexander The Great, Jenderal Macedonia yang berhasil menaklukan Mesir sampe ke India
  4. Diamond - Julius Caesar, The Great Dictator of Rome
  • Hearts- Spades- Diamonds - Clubs
  1. (King) Charlemagne - David - Caesar - Alexander
  2. (Queen) Ragnel - Judith - Pallas - Argeia
  3. (Jack) Ogier - Judah Maccabee - Aulus Hiritus- Hector
Masih banyak misteri belum terjawab secara memuaskan. Misalnya, kenapa kartu Jack disebut Jack, bukan pangeran atau gelar bangsawan lain? Mengapa Jack bermata satu? Kenapa pula Jack Hati tidak berkumis? dan banyak misteri-misteri tentang kartu yang belum bisa dijawab sampe sekarang, misalnya :
  • King Hati satu-satunya King yang tidak mempunyai kumis
  • King Hati juga mengarahkan pedangnya ke arah kepalanya sendiri, oleh karena itu King Hati selalu disebut "The Suicide King"
  • King Diamond cuma kelihatan satu sisi muka, dimana king-king lain nya tidak
  • Queen Spade melihat ke arah kanan, dimana Queen-Queen lainnya melihat ke arah kiri
  • Queen Spade satu-satunya Queen yang memegang tongkat dan bunga, dimana Queen-Queen lainnya cuma memegang bunga saja,dll
mungkin masih banyak hal-hal lainnya,kalo kita lebih teliti.

Angka dimulai dari NOL
Belajar dimulai dari KETIDAKTAHUAN
Angka tidak TERBATAS
Pengetahuan pun TAK TERBATAS
Semua batasan ada pada diri orang yang MENGHITUNG dan BELAJAR

“A MAGICIANS PATTER”

A Magicians Patter is their commentary as they perform a magic trick. For some trick, the patter may be a story. With others, it may be jokes.
Things to remember about Patter :
Patter is the one of the most important features of your magic routine. You can take an ordinary magic trick and turn it into a whole theatrical event if you can come up with the right dialogue to assist your magic trick.

Mastering patter in your routines and having your own style of doing so is what will bring you closer being a true magician.

Tips for Better Magic Patter :
  • Always look into your spectators eyes, be sure you have their attention and that they are hanging on your every word.
  • Master your voice’s tone, inflection and volume. Never speak in a monotone voice. Choose your words carefully, and speak them clearly. Record yourself talking during a practice magic performance then listen to it later -- listen with a critical ear. Do you like what you hear? Is your voice to soft or loud in some spots?Are you speaking clearly enough? Do you sound confident?
  • Use humor in your performances. Magic tricks + Humor = A Happy Audiences. Work jokes into your routine and patter. Need Inspiration? Get a video by Penn and Teller and see how they use humor in their magic routines to entertain their audiences.
  • Listen to other magicians. How do they speak? What makes people hang on their words? Try to uncover what makes their patter work and see how you can incorporate some of those elements into your own routines.
  • Most of all -- Be confident and have fun! If you are confident, your audiences will be at ease... if you appear to be enjoying yourself, the spectators are likely to feel and reciprocate that positive energy.
www.magicz***a.com

“MAGICIANS CODE OF ETHICS”

In according to IBM (International Brotherhood of Magicians) and SAM (Society of American Magicians) All members of the Society of American Magicians and the International Brotherhood of Magicians agree to:
  1. Oppose the willful exposure to the public of any principles of the Art of Magic, or the methods employed in any magic effect or illusion. Tidak mendukung segala macam keinginan untuk membongkar segala macam prinsip yang digunakan dalam seni sulap, magic efek, atau ilusi
  2. Display ethical behavior in the presentation of magic to the public and in our conduct as magicians, including not interfering with or jeopardizing the performance of another magician either through personal intervention or the unauthorized use of another's creation. Menunjukkan sikap dan etika yang baek saat menunjukkan sulap dan mempresentasikan diri kita secara baek sebagai pesulap. Tidak mengganggu pesulap laen pada saat mereka perform dan dunia kesulapan mereka baek dalam bentuk mengganggu langsung ato menggunakan kreasi mereka tanpa izin.
  3. Recognize and respect for rights of the creators, inventors, authors, an owners of magic concepts, presentations, effects and literature, and their\rights to have exclusive use of, or to grant permission for the use by others of such creations. Menghormati dan mengakui hak dari pencipta, penulis, penemu, pemilik dari konsep sebuah sulap, presentasi, efek, dan juga segala macam bentuk tulisan termasuk menggunakan semuanya secara exclusive dan termasuk memberikan izin kepada orang laen bila ingin menggunakannya.
  4. Discourage false or misleading statements in the advertising of effects, and literature, merchandise or actions pertaining to the magical arts. Tidak menggukanan kata2 yang melebih2kan pada efek sulap, tulisan, barang ato perbuatan yang diiklankan dalam dunia sulap.
  5. Discourage advertisement in magic publications for any magical apparatus, effect, literature or other materials for which the advertiser does not have commercial rights. Melarang suatu orang atau grup mempublikasikan suatu efek sulap, tulisan, barang atau perbuatan dimana hak komersil efek sulap, tulisan, barang ato perbuatan tersebut tidak dimiliki oleh orang yang mempublikasikannya.
  6. Promote the humane treatment and care of livestock used in magical performances. Menjaga dengan baik dan memelihara binatang yang digunakan dalam pertunjukkan sulap
KNOWING IS NOTHING..
APPLYING WHAT U KNOW IS EVERYTHING

“SULAP”

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sulap adalah merupakan suatu seni pertunjukkan yang diminati sebagian besar masyarakat di dunia, karena pada penyajiannya sulap dapat membuat heran penontonnya akan rahasia dibalik penyajiannya. Sulap merupakan suatu gabungan dari berbagai seni yang ada, misalnya seni tari, seni musik, seni rupa, dll dan merupakan penerapan dari gabungan berbagai disiplin ilmu yang ada. Misalnya ilmu fisika, ilmu biologi, ilmu kimia, ilmu psikologi, dan lain-lain.
Seni Sulap bukanlah suatu keterampilan yang berbau klenik atau supranatural, karena setiap trik sulap dapat dijelaskan. Sulap semata-mata hanyalah permainan "kelihaian" tangan, manipulasi, hasil kerja dari suatu perlengkapan/ peralatan ataupun efek yang timbul dari suatu reaksi kimia dan yang telah dilatih sebaik mungkin oleh seorang pesulap sebelum dipertunjukkan kepada orang lain. Oleh sebab itu sulap dapat dipelajari oleh semua orang, asalkan orang tersebut mau berlatih pula dengan baik.
Sayang sekali sampai sekarang masih saja ada orang yang menyamakan sulap dengan sihir/mistik. Sulap dianggap sebagai satu kekuatan supranatural karena disesatkan oleh beberapa Pesulap yang hanya memikirkan popularitas dan uang saja.
Pesulap yang sejati tidak akan membiarkan orang lain berpikir terlalu jauh bahwa pesulap mempunyai kekuatan sihir.

KATEGORI
Berdasarkan jumlah penonton dan tempat pertunjukkan, Seni sulap itu dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu :
  1. Sulap yang dapat ditonton dari jarak dekat (Close Up Magic). Bentuk sulap jarak dekat ini yang tampak paling hidup dan dapat dilakukan di mana saja. Pesulap yang memainkannya seolah-olah tidak ada batas atau jarak sudut pandang dengan penontonnya. Sulap yang dimainkan disini adalah teknik sulap dengan menggunakan alat-alat yang sederhana seperti: sapu tangan, uang kertas maupun coin, pensil, rokok, kartu, buku, kertas, dll;
  2. Sulap untuk konsumsi panggung (Stage/Parlor); Adalah sulap pada acara-acara tertentu atau acara-acara besar dan dilakukan di panggung atau di ruangan khusus. Sulap seperti ini mempunyai jumlah penonton yang lebih banyak. Efek yang dihasilkan lebih besar dari Close Up Magic. Pada umumnya menggunakan alat2 sulap yang cukup besar agar jelas terlihat oleh penonton. Dan dengan menggunakan peralatan dan teknologi canggih, maka pesulap dapat menampilkan ilusi yang besar & hebat.
SUB KATEGORI
Dari kelompok besar tersebut, seni sulap dapat dibagi lagi kedalam beberapa sub kategori, seperti :
  • Sleight of hand - Permainan yang mengandalkan kecepatan tangan pesulap untuk menghilangkan dan memunculkan suatu benda;
  • Tricks - Permainan dengan mengandalkan peralatan sulap untuk menghilangkan, memindahkan, memunculkan, mengubah dan sebagainya suatu benda.
  • Illusion - Kemahiran menggunakan peralatan ilusi untuk membuat sesuatu yang mustahil seolah2 benar terjadi.
  • Mentalism - Kemahiran yang merupakan kekuatan spesial untuk dapat memprediksi, menemukan, mengubah, menggerakkan, dll, suatu benda, sering kali berdasarkan prinsip matematik, fisika, kimia, psikologis dan dapat dijelaskan secara logis.
  • Escapetology - Kemahiran membebaskan diri dari berbagai ikatan dan belenggu pada berbagai keadaan selama waktu tertentu.
  • Cardician - Kemahiran memainkan kartu untuk dapat menemukan kartu yang dipilih, menghilangkan kartu, mengubah kartu, dll.
  • Bizarre - Kemahiran menggunakan cerita dan kata-kata untuk menyentuh perasaan penonton secara mendalam. Acapkali menggunakan peralatan2 yang berkaitan dengan hal2 mistis, alam roh dan alam gaib.
  • Pick Pocket - Kemahiran "memindahkan" barang yang dimiliki atau dipakai orang lain, tetapi hanya sebagai hiburan dan tidak bermaksud mencuri.
  • Balloon Twisting - Kemahiran meniup dan menekuk balon untuk dibentuk menjadi berbagai macam benda seperti binatang, bunga, topi dll.
  • Ventriloquism - Kemahiran ini lebih dikenal dengan “sulap suara” atau “suara perut”, yang menimbulkan kesan boneka/benda dapat hidup dan berbicara.
Sulap dapat digunakan untuk menghibur, mengajar, membuat kagum, bahkan menipu. Para penjual obat di kaki lima sering menggunakan sulap untuk menarik perhatian penonton. Beberapa trik sulap kadang dipakai untuk menaikkan pamor atau menipu oleh dukun atau paranormal palsu. Hal yang terakhir ini tentu saja bukan merupakan penggunaan yang baik dari seni sulap.
Sulap akan tampak mengherankan atau mengagumkan selama kerahasiaannya masih terjaga dengan baik. Dan setiap pesulap dituntut untuk selalu memegang teguh kode etiknya, yaitu: harus berlatih dan benar-benar menguasai permainannya dengan sempurna sebelum tampil dan harus selalu menjaga kerahasiaan permainan dan triknya.

FROM NOTHING
BE SOMETHING